FAQs Adopsi Rangkong Bersarang & Pohon Pakan
23 November 2021

ADOPSI RANGKONG BERSARANG & POHON PAKAN 

Sebanyak 13 jenis rangkong hidup di Indonesia. Mereka adalah pahlawan karbon, dengan menjaga hutan Indonesia sehat melalui kemampuannya memencar biji. Hanya memiliki satu pasangan seumur hidup adalah bukti kesetiaannya. Namun, ancaman seperti perburuan dan hilangnya hutan selalu dekat dengan mereka. 

#YangSetiaYangDijaga 

FAQs  

  • Apa itu Adopsi Rangkong Bersarang dan Pohon Pakan?  

Adopsi Rangkong Bersarang dan Pohon Pakan merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memulihkan populasi dan menjaga kelestarian 13 jenis burung rangkong di Indonesia. 

Program perdana dimulai dari 8 jenis rangkong yang ada di Kalimantan, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Program ini juga melibatkan masyarakat lokal untuk turut menjaga dan melestarian rangkong secara langsung.  

Mengikuti program adopsi rangkong bersarang bukan berarti kita “memelihara rangkongnya” tetapi menjaga pohon sarang yang sedang ditempati oleh betina dan anakan agar terbebas dari segala bentuk ancaman. Serta memantau perkembangan mereka hingga anakan siap keluar sarang untuk menjelajahi hutan. 

  • Bagaimana skema adopsi ini berjalan? 

Sebelum program adopsi ini dimulai, tim Rangkong Indonesia bersama warga lokal melakukan pencarian rangkong yang sedang bersarang dan pohon pakan di dalam hutan. 

Kemudian pohon sarang dan pakan yang ditemukan akan didata untuk kebutuhan profiling. Dari data profil tersebut, tim Rangkong Indonesia akan melakukan seleksi kelayakan. 

Ada dua program adopsi yang bisa dipilih oleh calon pengadopsi, baik individu ataupun kelompok dengan jumlah maksimal 4 orang. 

Dana adopsi yang masuk akan digunakan untuk berbagai kegiatan dalam program ini, mulai dari pencarian, pendataan, pemantauan hingga penjagaan oleh para penjaga rangkong. 

Rangkong Indonesia akan memberikan laporan hasil pemantauan dan juga dokumentasi secara berkala kepada pengadopsi. 

  • Apa saja program adopsi yang tersedia? 

Saat ini kami menyediakan dua program yaitu: 

  • Program I: Adopsi Rangkong Bersarang 

Program ini memiliki tiga paket yang bisa kamu pilih yaitu, 

  • Adopsi Rangkong gading 

Biaya adopsi sebesar Rp. 6. 000.000 

  • Adopsi rangkong bertubuh besar (Enggang cula, Enggang jambul, Julang emas, Julang jambul hitam) 

Biaya adopsi sebesar Rp. 2.000.000 

  • Adopsi rangkong bertubuh kecil (Kangkareng hitam, Kangkareng perut putih, Enggang klihingan) 

Biaya adopsi sebesar Rp. 2.000.000 

  • Program II: Adopsi Pohon Pakan 

Salah satu hal yang tidak kalah penting adalah menjaga pakan utamanya. Program ini adalah salah satu upaya dalam menjaga pohon pakan burung rangkong agar tetap tersedia. 

Biaya adopsi sebesar Rp. 500.000 

  • Apakah saya bisa memilih lebih dari satu?  

Kamu bisa memilih satu atau dua program adopsi sekaligus. Misalnya: 

  • Adopsi rangkong gading + pohon pakan = Rp. 6.500.000 
  • Adopsi rangkong bertubuh besar/kecil + pohon pakan = Rp. 2.500.000 

 

  • Apa yang saya dapat jika mengikuti program ini? 

Kamu akan mendapatkan sertifikat adopsi, papan nama di pohon adopsi, kabar terbaru dan dokumentasi perkembangan proses rangkong bersarang. 

  • Bagaimana dana adopsi ini digunakan? 

Dana dukungan adopsi kamu, akan kami salurkan ke para “Local Champion”. Mereka akan melakukan pemantauan dan penjagaan terhadap rangkong yang sedang bersarang hingga anakan rangkong keluar. Mereka juga merawat pohon pakan dan lingkungannya serta melindungi agar jauh dari ancaman perambahan hutan. 

  • Bagaimana cara menjadi adopter? 

Kamu bisa ikut serta dalam melestarikan burung rangkong dan pohon pakannya. 

Caranya? 

  • Punya pertanyaan seputar program adopsi ini?  

Silahkan hubungi: 

Email : info@rangkong.org 

Media Sosial : RangkongID atau Rangkong Indonesia 

  • Glosarium 

#YangSetiaYangDijaga

:

Sebuah kampanye dari program adopsi untuk menggugah lebih banyak masyarakat mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan rangkong.

Profiling 

:

Pendataan pohon sarang, meliputi tinggi pohon, diameter, tinggi bebas cabang, bentuk lubang sarang dan tinggi lubang dari tanah. 

Local Champion

:

Masyarakat lokal yang mencari, memantau dan menjaga pohon sarang dan pakan rangkong.